Selamat Datang Di Website Oi Kota Bekasi
http://oi-kotabekasi.blogspot.com/p/oi-kota-bekasi-peduli.html

Jumat, 23 September 2011

iwan fals kekota bekasi

Kehadiran Iwan Fals menghilangkan dahaga dan menghipnotis fans beratnya dari Bekasi. Bahkan banyak fans yang tergabung (OI), fans fanatik Iwan Fals, yang hadir dari luar Bekasi.

Konser musik religi Iwan Fals bersama kelompok musik Ki Ageng Ganjur pimpinan Al Zastrouw yang dikenal mantan asisten pribadi Gus Dur, ini selain menikmati lagu-lagu kritik sosial khas Iwan Fals, juga dibalut dengan syair-syair religi Al Zastrouw yang memang lama bergelut di dunia pesantren.


Lagu “Ujung Aspal Pondokgede” mengawali konser religi Iwan Fals di GOR Bekasi, Rabu malam kemarin. Pondokgede, menjadi bagian hidup Iwan Fals, secara kebetulan Pondokgede menjadi bagian wilayah di Kota Bekasi.
“Pondokgede adalah dari perjalanan saya, kebetulan bagian dari Kota Bekasi. Namun, kini rindang pohon dan kedamaian telah terganti bangunan, gedung tinggi yang menyesakkan kota, kedamaian tidak seperti dulu lagi,” cerita Iwan.
Selain memainkan lagu-lagu andalannya Bento, Bung Hatta, dan lagu barunya Pondok. Di tengah jeda lagu, Iwan dan Zastrouw sering melibatkan penonton untuk merenung dan mendalami syair-syair religius yang dipadu dengan suara merdu menusuk kalbu gamelan Ki Ganjur. Juga ditampilkan tari sufi ala tarikat Naqsabandiyah yang mengandung makna pendekatan diri kepada sang Khalik.
“Menangis dan mengadulah pada pohon karena pohon tempat nenek moyang kita berdiam. Bertedulah di bawah pohon, tempat tanah dan air bertemu di sela akar-akarnya. Biarkan anak cucu kita belajar di bawah pohon, karena terkandung kebaikan dan kebajikan di dalamnya,” kata Iwan saat membuka lagu “Ku Menanti Seorang Kekasih”.
Ribuan penonton dan fans Iwan seperti terhibur dan turut merenungi syair lagu. Bahkan saat Iwan bershalawat, terlihat beberapa penonton menitikkan air mata, tersentuh suara khas sang legendaris pencipta lagu kritik sosial. Tidak terkecuali anggota OI yang kekar, gondrong dan keringat dalam telanjang dadanya bercucuran air mata mengikuti syahdu alunan shalawat Iwan Fals